Iklan adsense

Disqus Shortname

designcart

RESUME KEPERAWATAN KB



YAYASAN PENDIDIKAN GRAHA EDUKASI
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN GRAHA EDUKASI MAKASSAR
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS
JL. Perintis Kemerdekaan Km. 12 MAKASSAR
 

KEPERAWATAN MATERNITAS
PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA BERENCANA
Nama mahasiswa yang mengkaji : Ahmad Suhir, S.Kep                  NIM: N1505002
                                   

Tanggal masuk  : 31/10/2016                                                                                                                                                                                        No,Register : 404/16
Ruangan            : KB
RESUME KEPERAWATAN KELUARGA BERENCANA
Tanggal Kunjungan     : 31 Oktober 2016
Tanggal Pengkajian     : 31 Oktober 2016
I.       PENGUMPULAN DATA
A.    Identitas Istri/suami
Nama                     : Ny. Y                         Nama          : Tn. Y
Umur                     : 35 tahun                     Umur          : 35 tahun
Suku                      : Makassar                    Suku           : Makassar
Agama                   : Kristen                       Agama        : Kristen
Pendidikan            : SMA                          Pendidikan : SMA
Pekerjaan               : Pegawai Swasta        Pekerjaan    : Pegawai Swasta       
Alamat                  : Jl. Tidung VI Stp 13
.        B. Data Biologis
1.      Keluhan Utama
Ibu mengatakan ingin memakai susuk sebagai alat kontrasepsi.
a. Riwayat Kesehatan
1.)    Haid
                  Menarche                 : 13 tahun
                  Siklus                       : 25 hari / teratur
                  Lama                        : 4-5 hari
                  Banyak                     : Hari 1-3 ganti 2-3 kotek/hari
                  Hari 4-6 ganti 1-2 kotek/hari
                  Warna                       : merah
                  Bau                           : anyir
                  Flour albus               : tidak ada
                  Dismenorhoe            : tidak ada
            2.)    Riwayat Kehamilan, Persalinan, nifas yang lalu.
Kawin
Hamil
Persalinan
Anak
Nifas
Kb
Ke
Ke
Usia
Jenis
Penolong
Tempat
Penyulit
Bbl
Seks
Hidup
Mati
Asi
Penyulit
Jenis
I
I
3
9 bln
9 bln
Spt
Spt
Bidan
Bidan
Bps
RB
-
-
3.5 kg
3,3 kg
3 thn
1 thn
5 bln
-
8bln
1 th
-
-
Suntik
Suntik

                 3)    Riwayat KB
            Ibu menyatakan ingin menggunakan KB susuk saat ini karena saat ini sedang menyusui, ibu ingin menggunakan KB yang tidak mengganggu ASI, ibu juga ingin memakai KB dengan jangka panjang. Sebelumnya ibu menggunakan KB Suntik 3 Bulan.
2.      Riwayat kesehatan yang lalu
Klien mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular seperti (hepatitis, TBC), menurun seperti (DM, HT), dan menahun (asthma, jantung), rieayat stroke, epilepsi, tumor jinak / ganas pada payudara, tidak ada riwayat kanker payudara.
a.       Riwayat kesehatan keluarga
Dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit menurun seperti HT, jantung, DM, asthma dan penyakit menular seperti hepatitis dan TBC.


b.      Riwayat ginekologi
c.       Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit mioma uteri, radang pinggul dan vagina. Tidak pernah mengalami perdarahan yang tidak diketahui sebabnya, tidak menderita tumor / kanker sistem reproduksi.
3.      Pola pemenuhan kebutuhan sehari-hari
a.       Pola nutrisi
Makan       :           3x/hari, porsi (nasi, lauk, sayur, buah)
Minum       :           + 7-9 gelas/hari (air putih, teh)
b.      Pola eliminasi
BAK         :           + 6-7x/hari (konsistensi cair, warna kuning, bau khas)
BAB          :           1x/hari (konsistensi lembek, kuning, bau khas, tidak nyeri)
c.       Pola aktifitas
Siang         :           14.00-16.00 WITA
Malam             :           22.00-04.30 WITA
d.      Pola sexual
2x/minggu, tidak ada keluhan.
e.       Personal Hygiene
Mandi                        : 2-3x/hari
Keramas                    : 2-3x/minggu
Gosok gigi                 : 2-3x/hari
Ganti pakaian dalam : 2-3x/hari
4.      Data psikologi
Hubungan klien dengan ibu dan suami baik, suami sangat mendukung ibu untuk menggunakan alat kontrasepsi, dalam agama yang dianut tidak ada larangan memakai alat kontrasepsi.
5.      Pemeriksaan Fisik
a.       Keadaan umum  : baik
b.      Kesadaran             :           composmentis
c.       Tanda-tanda vital
T : 110/80 mmHg              N  :  80 x/menit
S : 36,7 oC                         P  :  23 x / menit

d.      Pengukuran antropometri
TB             : 156 cm
BB             : 52 kg
e.       Pemeriksaan fisik umum
Ø  Kepala   : keadaan rambut tampak bersih, tidak ada nyeri tekan
Ø  Muka     : tidak ada kloasma, tidak ada nyeri tekan, tidak ada massa
Ø  Mata      : sklera tidak ikterus, konjungtiva merah muda, tidak ada nyeri tekan
Ø  Hidung : tidak ada polip, tidak ada massa, tidak ada nyeri tekan
Ø  Mulut    : bibir tampak lembab, tidak ada karies
Ø  Telinga : tidak ada serumen, tidak ada nyeri tekan
Ø   Leher    : tidak ada pembesaran vena jugularis, tidak ada pembesaran kelenjar tyroid
Ø  Dada     : tampak hiperpymentasi pada areola, tidak ada nyeri tekan
Ø  Abdomen          : tidak ada luka bekas operasi, tidak ada nyeri tekan
Ø  Vulva    : tampak bersih, tidak ada nyeri tekan, tidak ada massa
Ø  Anus     : tidak ada hemoroid, tidak ada nyeri tekan
Ø  Ekstrimitas  : tidak oedema, tidak ada nyeri tekan     

II.    INTERPRETASI DATA
Diagnosa   : Akseptor KB baru pro pemasangan Implant.
Data Subjektif   :  
·         Ibu mengatakan ingin menggunakan KB susuk.
·         Ibu ingin menggunakan KB dalam waktu yang lama
·         Ibu ingin mengetahui banyak info tentang KB susuk
                  Data Objektif        :
·         K/U ibu baik
·         Ibu tampak antusias dan banyak bertanya tentang KB susuk
·         TTV
TD : 110/80 mmHg           N : 80 x /menit
P    :  23 x/menit                S : 36,7 oC
                  Kebutuhan :
·   HE tentang AKBK, efek samping, keuntungan dan kerugian
·   Pemasangan Impalnt
III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA/MASALAH POTENSIAL
Potensial terjadi : infeksi pada daerah insersi
Analisa dan interpretasi data
IV. INTERVENSI KEPERWATAN
Dx             : Akseptor KB baru pada Impalnt
Tujuan       : Setelah diberikan asuhan keperawatan diharapkan ibu menjadi akseptor KB lestari dan tidak terjadi komplikasi
Kriteria      :          
·         Ibu jelas mengenai HE tentang alat kontrasepsi susuk
·         Ibu dapat mengulangi penjelasan tentang HE alat kontrasepsi susuk yang sudah diberikan
·         Ibu mau / setuju untuk dilakukan pemasangan alat kontrasepsi susuk
·         Ibu menjadi akseptor KB susuk
                  Intervensi :
1.      Lakukan pendekatan pada ibu / klien dan suami serta keluarga
Rasional : membangun kepercayaan ibu dan keluarga serta suami terhadap nakes dan  menjalin hubungan yang kooperatif
2.      Berikan kesempatan pada klien untuk mengemukakan masalahnya
Rasional :  mengurangi ketegangan klien
3.      Berikan penjelasan tentang alat kontrasepsi susuk, efek samping, keuntungan dan kerugian, kontra indikasi serta cara pemasangan
Rasional : alih informasi dan memberi kesempatan ibu untuk bertanya bila tidak mengerti
4.      Lakukan informed consent
Rasional          :  tanda bukti persetujuan tindakan yang dilakukan (tanggung jawab dan tanggung gugat)
5.      Persiapkan alat, pasien, lingkungan
Rasional          :  memudahkan pemasangan dan untuk menjaga privacy klien
6.      Lakukan pemasangan Impalnt secara benar dan efektif
Rasional          :  mencegah infeksi dan efek samping
7.      Berikan HE pasca tindakan
Rasional          :  menambah pengetahuan klien
V.                IMPLEMENTASI
Tanggal : 31-10-2016
Jam 09.00 :         Menyapa klien dengan sikap ramah dan sopan dan memperkenalkan diri. Memberikan kesempatan klien untuk mengemukakan masalahnya yaitu : ibu saat ini sedang menyusui dan ibu ingin menggunakan KB dalam jangka waktu yang lama, salah satunya yaitu KB susuk dan ibu ingin tahu tentang KB susuk
Susuk / Implant / AKBK adalah salah satu jenis alat kontrasepsi yang dipasang pada lengan kiri atas yang efektif untuk jangka panjang.
Berfungsi untuk    :           Mencegah sperma ovum bertemu, menghambat masuk ke tuba falopii mencegah implantasi telur dalam uterus
Efek samping     :
·         Haid menjadi lebih lama dan banyak
·         Perubahan siklus haid
·         Perdarahan spotting (antar menstruasi)
·         Saat haid lebih sakit
Kerugian   :
·         Tidak mencegah IMS, HIV / AIDS, klien tidak dapat melepas susuk sendiri
·         Terjadinya kehamilan ektopik sedikit lebih tinggi.
Keuntungan       :
·         Efektifitas tinggi, metode jangka panjang 3 atau 5 tahun.
·         Tidak mempengaruhi volume / kualitas ASI, tidak mengganggu hubungan sexual
Kontraindikasi   : Hamil / diduga hamil, perdarahan pervaginam, benjolan/kanker payudara atau riwayat kanker payudara, miom uterus.
Jam 09.10  :           Melakukan informed consent
Jam 09.15 :           Menyiapkan alat :
·   Meja periksa untuk berbaring klien.
·   Alat penyangga lengan (tambahan).
·   Batang implant dalam kantong.
·   Kain penutup steril (didinfeksi tingkat tinggi) serta magkok untuk tempat meletakkan implant.
·   Sepasang sarung tangan karet bebas bedak yang sudah disteril (atau didisinfeksi tingkat tinggi).
·   Sabun untuk mencuci tangan.
·   Larutan antiseptic untuk disinfeksi kulit (missal: larutan betadin atau jenis golongan povidon iodine lainnya), lengkap dengan cawan/mangkok antikarat.
·   Zat anestesi lokal (konsentrasi 1% tanpa epinefrin)
·   Semprit (5-10 ml), dan jarum suntik (22 G) ukuran 2,5 samapi 4 cm (1-11/2 inch).
·   Trokar 10 dan mandrin.
·   Skapel 11 atau 15.
·   Kasa pembalut, band aid, atau plester.
·   Kasa steril dan pembalut.
·   Epinefrin untuk renjatan anafilaktik (harus tersedia untuk keperluan darurat).
·   Klem penjepit atau forsep mosquito (tamabahan).
·   Bak/tempat instrument (tertutup).
Jam 09.20 : Menyiapkan ruangan :
·   Lingkungan tertutup, terdapat lampu penerangan yang menerangi lengan
kiri atas.
Menyiapkan pasien :
Walaupun kulit dan integumennya sulit untuk disterilisasi, pencucian dan pemberian antiseptic pada daerah operasi tempat implant akan dipasang dapat mengurangi jumlah mikroorganisme di daerah kulit klien. Kedua tindakan ini pada kenyataannya sangat bermanfaat dalam mengurangi risiko terjadinya infeksi pada saat insersi atau pencabutan implant Norplant.
Jam 09.25 :    Teknik pemasangan AKBK adalah sebagai berikut :
·         Rekayasa tempat pemasangan dengan tepat seperti kipas terbuka.
·         Tempat pemasangan di lengan kiri atas, dipatirasa dengan lidokain 2%.
·         Dibuat insisi kecil, sehingga trokar dapat masuk.
·         Kapsul dimasukkan ke dalam trokar, dan didorong dengan alat pendorong sampai terasa tertahan.
·         Untuk menempatkan kapsul, trokar ditarik keluar.
·         Untuk meyakinkan bahwa kapsul telah ditempatnya, alat pendorong dimasukkan samapi terasa tidak ada tahanan.
·         Setelah 2 kapsul dipasang, bekas insisi ditutup dengan tensoplast (band aid). 
Jam 09.50 :
·         Memberikan konseling pasca pemasangan
·         Mengajarkan Klien bagaimana cara memeriksa sendiri kapsul AKBK
·         Menjelaskan pada klien pada bulan pertama pemasangan, hanya perlu memeriksa
·         Menganjurkan klien untuk kontrol 1 minggu setelah pemasangan, akhir bulan pertama, akhir bulan ketiga, akhir bulan keenam, setahun sekali, dan apabila ada keluhan
·         Mengingatkan pada klien jika susuk ini dilepas setelah 5 tahun pemasangan dan dapat datang ke klinik setiap saat untuk konsultasi atau jika AKBK ingin dicabut
·         Minta klien untuk mengulangi penjelasan yang telah diberikan
Jam 10.00 : Melakukan pendokumentasian :
·   Tanggal pemasangan
·   Jam pemasangan
·   Tempat pemasangan
·   Nama pemasang Impalnt dan tanda tangan pemasang Implant
·   Nama penderita yang dipasang Implant.
·   Jenis Impant yang dipasang
·   Hal-hal / kejadian istimewa saat pemasangan kemungkinan terjadi, kesulitan pasien menolak, atau terjadi kram hebat  perdarahan
Terapi yang diberikan       :
·   Amox 3x 500 mg
·   Asam mefenamat 3x 500mg
Memberikan kartu akseptor
VI. EVALUASI
      Tanggal dilayani          : 30-10-2016              Jam : 10.00 WIB
      Tanggal dicabut          : 24-10-2019
      Dx             : Akseptor KB baru pro Implan
·         Ibu mengatakan dan mengerti tentang penjelasan mengenai alat kontrasepsi susuk:
·         Implant sudah terpasang
·         Ibu bisa menjelaskan kembali penjelasan petugas dan tidak terjadi perdarahan

K/U baik
·         Akseptor KB baru post Implant
·         Jadwal kontrol 1 minggu lagi
·         Datang sewaktu-waktu ke klinik / konsultasi / bila ada keluhan atau ingin dilepas.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "RESUME KEPERAWATAN KB"

Post a Comment