IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KORNEA
IMPLEMENTASI
DAN EVALUASI
|
Hri/Tgl
|
DX
|
Jam
|
Tindakan
|
Evaluasi
|
|
Rabu/28-05-14
Rabu/28-05-14
Rabu/28-05-14
|
1
2
3
|
09.00
|
1.
Kaji tingkat
nyeri
Hasil:
klien masi meringis
2.
Berikan
kompres dingin pada daera mata.
Hasil:
3.
Kurangi
tingkat pencahayaan (diberi tirai)
Hasil:
1.
Kaji pola tidur klien
Hasil: klien masi terbangun pada malam hari
2.
Anjurkan posisi yang nyaman untuk klien (setengah duduk)
Hasil: tempat tidur klien di tinggikan
3.
Jaga lingkungan
agar tetap tenang
Hasil: membatasi penjaga atau pengunjung (1 orang)
1. Kaji
distensi abdomen, berhati-hati, menolak bergerak.
Hasil: klien tidak
terlalu banyak bergerak
2. Observasi
pemasukan diet/ jumlah kalori dan beri makan dalam porsi kecil dan frekwensi
sering
Hasil:klien masi
mengguakan sonde
3. kolaborasi
dengan dokter untuk pemberian obat
hasil: klien tidak
mual muntah
|
S :-
O : Klien nampak meringis
A : nyeri belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi
S :-
O : Klien nampak lemas
A : Gangguan pola tidur belum
teratasi
P : Lanjutkan intervensi
S :-
O : Klien
masi menggunakan sonde
A : masalah
nutrisi belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi 1 dan
2
|
|
Kamis/29-05-14
Kamis/29-05-14
Kamis/29-05-14
|
1
2
3
|
10.00
|
1.
Kaji tingkat
nyeri
Hasil:
klien masi meringis
2.
Berikan
kompres dingin pada daera mata.
3.
Kurangi
tingkat pencahayaan (diberi tirai)
1.
Kaji pola tidur klien
Hasil: klien masi terbangun pada malam hari
2.
Anjurkan posisi yang nyaman untuk klien (setengah duduk)
Hasil: tempat tidur klien di tinggikan
3.
Jaga lingkungan
agar tetap tenang
Hasil: membatasi penjaga atau pengunjung (1 orang)
1. Kaji
distensi abdomen, berhati-hati, menolak bergerak.
Hasil: klien tidak
terlalu banyak bergerak
2. Observasi
pemasukan diet/ jumlah kalori dan beri makan dalam porsi kecil dan frekwensi
sering
Hasil:klien masi
mengguakan sonde
3. kolaborasi
dengan dokter untuk pemberian obat
hasil: klien tidak
mual muntah
|
S :-
O : Klien nampak meringis
A : nyeri belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi
S :-
O : Klien nampak lemas
A : Gangguan pola tidur
belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
S :-
O : Klien
masi menggunakan sonde
A : masalah
nutrisi belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi 1 dan
2
|
|
Jumad/29-05-14
Jumad/29-05-14
Jumad/29-05-14
|
1
2
3
|
22.00
|
1.
Kaji tingkat
nyeri
Hasil:
klien masi meringis
2.
Berikan
kompres dingin pada daera mata.
3.
Kurangi
tingkat pencahayaan (diberi tirai)
1.
Kaji pola tidur klien
Hasil: klien masi terbangun pada malam hari
2.
Anjurkan posisi yang nyaman untuk klien (setengah duduk)
Hasil: tempat tidur klien di tinggikan
3.
Jaga lingkungan
agar tetap tenang
Hasil: membatasi penjaga atau pengunjung (1 orang)
1. Kaji
distensi abdomen, berhati-hati, menolak bergerak.
Hasil: klien tidak
terlalu banyak bergerak
2. Observasi
pemasukan diet/ jumlah kalori dan beri makan dalam porsi kecil dan frekwensi
sering
Hasil:klien masi
mengguakan sonde
3. kolaborasi
dengan dokter untuk pemberian obat
hasil: klien tidak mual
muntah
|
S :-
O : Klien nampak meringis
A : nyeri belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi
S :-
O : Klien nampak lemas
A : Gangguan pola tidur
belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
S :-
O : Klien
masi menggunakan sonde
A : masalah
nutrisi belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi 1 dan
2
|
0 Response to "IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KORNEA"
Post a Comment