Iklan adsense

Disqus Shortname

designcart

ANALISA DATA ANAK DIARE



I.                   ANALISA DATA

Nama   : An. R                                                                                            Alamat            : Jl. Sarombe
Umur   :  2 tahun                                                                                           Tgl masuk RS : 29-06-14
No
Data
Masalah
1
Ds :
Ø  Ny ‘R’ mengatakan bahwa anaknya BAB encer sudah 4x sejak kemari
Ø  Ny ‘R’ mengatakan perut anaknya juga kembung
Do :
Ø  Feses klien tampak encer
Ø  Bising usus klien hiperaktif (hiperperistaltik usus)




Diare (00013)


















2
Ds:
Ø  Ny ’R’ mengatakan anaknya juga demam
Do:
Ø  Kulit klien teraba hangat
Ø  Suhu : 38,5 oC
Nadi : 107 x/i
Pernafasan : 41 x/i


Hipertermi (00007)
          
3
DS:
Ø  Ny “R” mengatkan anaknya mual dan muntah sudah 3x
Ø  Ny ‘R’ mengatakan bahwa anak kurang napsu makan
DO:
Ø  Klien nampak sering terlihat mual dan muntah
Ø  Klien tidak menghabiskan porsi makannya


Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh (00002)
4
DS:
Ø  Ny ‘R’ mengatkan anaknya selalu menangis karena sakit pada bagian perutnya
Ø  Ny ‘R’ mengatakan perut anaknya juga kembung
DO:
Ø  Klien nampak sering memegang perutnya
Ø  Nampak perut klien terlihat kembung


Nyeri Akut (00132)



II.                DIAGNOSA KEPERAWATAN

1.    Diare (00013) berhubungan dengan hiperperistaltik usus
2.    Hipertermi (00007) berhubungan dengan proses inflamasi
3.    Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh (00002) berhubungan dengan anoreksia (mual dan muntah)
4.    Nyeri akut (00132)  berhubungan dengan distensi abdomen




III.             INTERVENSI KEPERAWATAN
No
DX kep
Tujuan dan kriteria hasil (NOC)
Intervensi
(NIC)
1. 
Diare (00013) b/d bising usus yang hiperaktif (hiperperistaltik usus)
Defenisi : pasase feses yang lunak dan tidak berbentuk.
Ditandai dengan :
Ds :
Ø  Ny ‘R’ mengatakan bahwa anaknya BAB encer sudah 4x sejak kemari
Ø  Ny ‘R’ mengatakan perut anaknya juga kembung
Do :
Ø  Feses klien tampak encer
Ø  Bising usus klien hiperaktif (hiperperistaltik usus)

Setelah dilakukan tindakan keperawatan (2x24 jam ) Diare teratasi dengan kriteria :
·         Frekuensi BAB klien normal
·         Klien tidak sakit perut lagi
·         Feses klien padat
·         Sudah tidak terdengan bising usus


1.   Identifikasi faktor yang mungkin me-nyebabkan diare (bakteri, obat, makanan, selang makanan, dll
2.      Anjurkan pasien / keluarga untuk mencatat warna, volume, frekuensi, bau, konsistensi feses
3.      Anjurkan klien menghindari makanan yang berbumbu dan menghasilkan gas
4.      Kolaborasi dengan ahli gizi untuk menentukan kebutuhan kalori dan jenis makanan yang dibutuhkan
5.      Kolaborasi dokter jika tanda dan gejala diare menetap
6.       Kolaborasi dalam pemberian  obat anti nyeri / inflamasi dengan tepat
-       Zinc
-       Cotrimaxazole
2.
Hipertermia (00007) b/d penyakit
Defenisi : peningkatan suhu tubuh diatas kisaran normal
Ditandai dengan :
Ds:
Ø  Ny ’R’ mengatakan anaknya juga demam
Do:
Ø  Kulit klien teraba hangat
Ø  Suhu : 38,5 oC
Nadi : 107 x/i
Pernafasan : 41 x/i





Setelah dilakukan tindakan keperawatan (2x24) suhu tubuh klien dapat kembali kebatas normal dengan kriteria:
·         Suhu badan klien normal
·         Nadi dan pernapasan normal


1.    Pantau suhu minimal setiap 4 jam
2.    Pantau hidrasi (misalnya turgor kulit,kelembapan membran mukosa,)
3.    Gunakan waslab dingin(kantong es yang dibalut dengan kain) di atas aksila ,kening, tengkuk,dan lipatan paha.
4.    Lepaskan pakain yang berlebihan, tutupi pasien dengan selimut saja.
5.    Anjurkan pada keluarga asupan cairan oral ,setidaknya 2 liter sehari
6.    Ajarkan keluarga atau pasien dalam mengukur suhu tubuh untuk mencegah dan mengenali secara dini hipertermia
7.    Kolaborasi pemberian obat antipiretik
ü  paracetamol
3.
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan anoreksia (mual dan muntah).
Definisi : Asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolic.
dengan  ditandai :
DS:
Ø  Ny “R” mengatkan anaknya mual dan muntah sudah 3x
Ø  Ny ‘R’ mengatakan bahwa anak kurang napsu makan
DO:
Ø  Klien nampak sering terlihat mual dan muntah
Ø  Klien tidak menghabiskan porsi makannya


Setelah dilakukan perawatan 2x 24 jam nutrisi klien terpenuhi ,dengan kriteria hasil :
·   Klien menghabiskan porsi makannya
·   Klien sudah tidak muntah
·   Napsu makan klien sudah meningkat
1.      Catat status nutrisi klien
2.      Kaji pola diet biasa klien yang disukai/ tak disukai
3.      Dorong dan berikan periode istirahat sering
4.      Dorong makan sedikit dan sering/diet TKTP
5.      Anjurkan keluarga untuk membawa  makanan dari rumah kecuali kontra indikasi
6.      Kolaborasi ahli diet untuk menentukan komposisi diet

4.
Nyeri akut (00132)  berhubungan dengan distensi abdomen.
Definisi : pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan yang muncul akibat  kerusakan jaringan yang actual dan potensial.
DS:
Ø  Ny ‘R’ mengatkan anaknya selalu menangis karena sakit pada bagian perutnya
Ø  Ny ‘R’ mengatakan perut anaknya juga kembung
DO:
Ø  Klien nampak sering memegang perutnya
Ø  Nampak perut klien terlihat kembung

Setelah dilakukan perawatan 2x 24 j klien tidak mengeluh sakit pada bagian perutnya,dengan kriteria hasil :
·   Klien sudah tidak rewel
·   Klien tidak mengeluh sakit pada bagian perutnya
·   Perut klien sudaj tidak kembung
1.      Observasi tanda-tanda vital.
2.      Kaji tingkat rasa nyeri.
3.      Atur posisi yang nyaman bagi klien.
4.      Beri kompres hangat pada daerah abdoment.
5.      Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian therafi analgetik sesuai indikasi.



IV.             IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
v  Hari 1

Nama : An R                                                                                              Alamat            : Jl. Sarombe
Umur:  2 Tahun                                                                                         Tgl masuk RS : 29-06-2014
NO
Diagnosa keperawatan
Tanggal/jam
Implementasi
Evaluasi
1
Dx 1
02-07-14
Jam 16.25 sampai selesai
1.      Mengidentifikasi faktor yang mungkin menyebabkan diare (bakteri, obat, makanan, selang makanan, dll
Hasil : Klien terinfeksi bakteri dan jamur
2.      Menganjurkan pasien / keluarga untuk mencatat warna, volume, frekuensi, bau, konsistensi feses
Hasil : Ibu klien mau melalukan anjuran yang diberikan
3.      Menganjurkan klien menghindari makanan yang berbumbu dan menghasilkan gas
Hasil : Ibu klien mau mendengar dan menerima anjuran yang diberikan
4.      Mengkolaborasi dengan ahli gizi untuk menentukan kebutuhan kalori dan jenis makanan yang dibutuhkan
Hasil : Sudah dikolaborasikan tentang pemberian nutrisi
5.      Mengkolaborasi dengan dokter jika tanda dan gejala diare menetap
Hasil : Sudah di laporan
6.       Mengkolaborasi dalam pemberian  obat anti nyeri / inflamasi dengan tepat
Hasil : Sudah diberikan
-       Zinc
-       Cotrimaxazole
Tanggal : 02-07-14, jam 17: 15
S: Ny R mengatakan bahwa anaknya masi BAB encer dan sudah 3x untuk hari ini
O: Frekuensi BAB klien sudah berkurang menjadi 3x sehari dengan konsistensi cair
A: Masalah diare pada klien belum teratasi
P: Lanjutkan Intervensi









2
Dx 2
02-07-14
Jam 16:25 sampai selesai
1.      Memantau suhu minimal setiap 4 jam
Hasil : setelah diberi obat suhu tubuh klien menurun 38 oC
2.    Memantau hidrasi (misalnya turgor kulit,kelembapan membran mukosa,)
Hasil : Turgor kulit kurang bagus
3.    Menggunakan waslab dingin(kantong es yang dibalut dengan kain) di atas aksila ,kening, tengkuk,dan lipatan paha.
Hasil : Ibu klien mau melakukan anjuran yang diberikan
4.    Melepaskan pakain yang berlebihan, tutupi pasien dengan selimut saja.
Hasil : orang tua belum melakukan
5.    Menganjurkan pada keluarga asupan cairan oral ,setidaknya 2 liter sehari
Hasil : Klien belum mau minum air yang banyak
6.    Mengajarkan keluarga atau pasien dalam mengukur suhu tubuh untuk mencegah dan mengenali secara dini hipertermia
Hasil : Ibu klien belum mengerti
7.    Mengkolaborasi pemberian obat antipiretik
Hasil : sudah diberikan oabt paracetamol
Tanggal: 02-07-14, jam 17:30
S: Ny R mengatakan bahwa anaknya masi demam
O: Kulit klien masih tampak hangat
A:Masalah hipertermia pada klien belum teratasi
P: lanjutkan Intervensi

3
Dx 3
02-07-14
Jam 16:25
1.      Mencatat status nutrisi klien
Hasil : Nutrisi klien belum terpenuhi
2.      Mengkaji pola diet biasa klien yang disukai/ tak disukai
Hasil : Orang tua klien membawakan makanan yang disukai klien
3.      Mndorong dan berikan periode istirahat sering
Hasil : Orang tua mau melakukan pada anaknya
4.      Mendorong makan sedikit dan sering/diet TKTP
Hasil : Porsi makan klien masih sedikit
5.      Manganjurkan keluarga untuk membawa  makanan dari rumah kecuali kontra indikasi
Hasil : Orang tua mambawakan makannya kesukaan anaknya
6.      Mengkolaborasikan ahli diet untuk menentukan komposisi diet
Hasil : Sudah dilaporkan

Tanggal 02-07-14, Jam : 18:00
S   :  Ny R mengatakan porsi makan anaknya belum dihabiskan
O :  Klien masih lemah muntah klien sudah berkurang
A : Masalah nutrisi kurang dari kebutuhan belum teratsi senagian
P ; Lanjutkan Intervensi






4.
Dx 4
02-07-14
Jam 16:30
1.      Mengobservasi tanda-tanda vital.
Hasil : N :107x/m, S : 38oC, P : 41x/m
2.      Mengkaji tingkat rasa nyeri.
Hasil : 4-6 (Nyeri sedang)
3.      Mengatur posisi yang nyaman bagi klien.
Hasil : Klien dan ibunya mau melakuaknnya
4.      Memberi kompres hangat pada daerah abdoment.
Hasil : Ibu mau melakukannya
5.      Mengkolaborasi dengan dokter dalam pemberian therapi analgetik sesuai indikasi.


Tanggal 02-07-14, Jam 17:05
S   : Ny R mengatakan  masih ada rasa sakit pada bagian perut anaknya
O : Klien masih terlihat sering menangis karena perutnya sakit dan kembung
A : Masalah Nyeri Belum teratasi
P : Lanjutkan Intervensi














IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
v  Hari 2

Nama : An R                                                                                              Alamat            : Jl. Sarombe
Umur:  2 Tahun                                                                                           Tgl masuk RS : 29-06-14
NO
Diagnosa keperawatan
Tanggal/jam
Implementasi
Evaluasi
1
Dx 1
03-07-14
Jam 14:15 sampai selesai
1.      Mengidentifikasi faktor yang mungkin menyebabkan diare (bakteri, obat, makanan, selang makanan, dll
Hasil : Klien terinfeksi bakteri dan jamur
2.      Mengkolaborasi dengan dokter jika tanda dan gejala diare menetap
Hasil : Sudah di laporkan
3.       Mengkolaborasi dalam pemberian  obat anti nyeri / inflamasi dengan tepat
Hasil : Sudah diberikan
-       Zinc
Cotrimaxazole
Tanggal : 03-07-14, Jam 15:10
S: Ny R mengatakan bahwa hari ini anaknya BAB hanya 2x  dengan konsistensi tidak cair dan tidak keras
O: Frekuensi BAB klien sudah sedikit membaik
A: Masalah diare teratasi sebagian
P: Lanjutkan Intervensi









2
Dx 2
03-07-14
Jam 14:15
.sampai selesai
1.      Memantau suhu minimal setiap 4 jam
Hasil : setelah diberi obat suhu tubuh klien menurun 38 oC
2.      Memantau hidrasi (misalnya turgor kulit,kelembapan membran mukosa,)
Hasil : Turgor kulit sudah membaik
3.      Melepaskan pakain yang berlebihan, tutupi pasien dengan selimut saja.
Hasil : orang tua belum sudah melakukan
4.    Menganjurkan pada keluarga asupan cairan oral ,setidaknya 2 liter sehari
Hasil : sejak semalam klien sudah mau banyak minum air putih
5.    Mengajarkan keluarga atau pasien dalam mengukur suhu tubuh untuk mencegah dan mengenali secara dini hipertermia
Hasil : Ibu klien sdah mengerti
6.    Mengkolaborasi pemberian obat antipiretik
Hasil : sudah diberikan oabt paracetamol
Tanggal: 03-07-14, Jam 15:20
S: Ny R mengatakan bahwa anaknya masih demam
O: Suhu klien  38 oC
A:Masalah hipertermia belum teratasi
P: Lanjutkan Intervensi

3
Dx 3
03-07-14
Jam 14:20
1.      Mencatat status nutrisi klien
Hasil : Nutrisi klien meningkat
2.      Mndorong dan berikan periode istirahat sering
Hasil : anak sudaj mulai banyak istirahat s
3.      Mendorong makan sedikit dan sering/diet TKTP
Hasil : Porsi makan klien sudah meningkat dari hari biasanya
4.      Mengkolaborasikan ahli diet untuk menentukan komposisi diet
Hasil : Sudah dilaporkan

Tanggal 03-07-14, Jam : 15:25
S   :  Ny R mengatakan porsi makan anaknya sudah banyak dari biasanya
O :Nampak klien sudah mau menghabiskan porsi makannya
A : Masalah nutrisi teratasi sebagaian
P ; Lanjutkan Intervensi






4.
Dx 4
02-07-14
Jam 16:30
1.      Mengobservasi tanda-tanda vital.
Hasil : N :128x/m, S : 38oC, P : 44x/m
2.      Mengkaji tingkat rasa nyeri.
Hasil : 0 (tidak nyeri)
3.      Mengkolaborasi dengan dokter dalam pemberian therapi analgetik sesuai indikasi.
Hasil : sudah diberikan obat anti nyeri


Tanggal 02-07-13, Jam :
S   : Ny R mengatakan  perut anaknya sudah tidak sakit dan kembung lagi
O : Klien tidak terlihat menangis lagi karena perutnya sudah tidak sakit lagi
A : Masalah Nyeri Teratasi
P : Pertahankan Intervensi










Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " ANALISA DATA ANAK DIARE"

Post a Comment