Iklan adsense

Disqus Shortname

designcart

Rencana Asuhan Keperawatan HIPOGLIKEMIA



Rencana Asuhan Keperawatan
No
Dx Keperawataan
Tujuan Dari Criteria Hasil (NOC)
Intervensi (NIC)
Rasional
1
Kekurangan Volume Cairan (00027)  b/d Intake Yang Kurang
Defenisi : penurunan cairan intravaskuler, interstinsl, atau intra sel
Ditandai dengan :
DS :
·         Keringat dingin (+)
·         Kelemahan
DO :
·         Terapi cairan (terpasang infus)
Setelah dilakukan tindakan keperawatan 2x24 jam klien melaporkan
1.    Kringat dingin berkurang
2.    Tidak lemah lagi
3.    Bisa melakukan aktifitas sendiri
Mandiri

1.    Kaji riwayat klien sehubungan dengan lamanya atau intensitas dari gejala seperti muntah dan pengeluaran urine yang berlebihan.



2.    Pantau suhu, warna kulit, atau kelembapannya.







3.    Kaji nadi perifer, pengisian kapiler, turgor kulit, dan membrane mukosa
Health Edukation
4.    Anjurkan pada pasien/keluarga untuk timbang BB setiap hari.

5.    Anjurkan pada keluarga untuk pantau masukan dan pengeluaran.




Kolaborasi
6.    Kolaborasi dengan dokter tentang pemberian obat

1.    Membantu memperkirakan kekurangan volume total. Adanya proses infeksi mengakibatkan demam dan keadaan hipermetabolik yang meningkatkan kehilangan air.

2.    Demam, menggigil, dan diaphoresis adalah hal umum terjadi pada proses infeksi, demam dengan kulit kemerahan, kering merupakan tanda dehidrasi.

3.    Merupakan indicator tingkat dehidrasi atau volume sirkulasi yang adekuat.

4.    Memberikan hasil pengkajian terbaik dari status cairan yang sedang berlangsung.
5.    Memperkirakan kebutuhan cairan pengganti, fungsi ginjal, dan keefektifan terapi yang diberikan.



6.    Untuk membantu asupan cairan.

2
ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh (00002) b/d penurunan masukann oral, mual (+)
defenisi: Asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolik
ditandai dengan :
DS :
  • Kllien mengatakan kurang napsu makan
  • Klien mengatakan mual
DO :
  • Porsi makan klien jarang dihabiskan
  • Klienn Nampak lemah
Setelah dilakukan tindakan keperawatn selamah 2x24 jam klien melaporkan :
  1. Napsu makann membaik
  2. Mual berkurang
  3. Porsi makan dihabiskan
Mandiri
  1. Berikan makanan dalam porsi kecil tapi sering.


  1. Bantu pasien dan dorong pasien untuk makan.



3.    Dukung anggota keluarga untuk membawa makanan kesukaan klien dari rumah.

Health Edukation
4.    Ajarkan klien /keluarga tentang makanan yang bergizi dan tidak mahal

5.    Berikan informasi yang tepat tentang kebutuhan nutrisi.



Kolaborasi :
6.    Diskusikan dengan dokter kebutuhan stimulasi nafsu makan

  1. Kolaborasi dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah kalori dan jenis zat gizi yang dibutuhkan.

  1. makanan banyak mungkin berhubungan dengan peningkatan tekanan intra abdomen.
  2. Diet yang tepat untuk penyembuhan, mungkin lebih baik keluarga terlibat ketika pasien makan.
3.    dengan adanya makanan kesukaan ,akan meningkatkan selera makan klien.



4.    Untuk memudahkan menyiapkan makanan yang disukai klien

5.    Agar keluarga tau dan sewaktu-waktu dapat menyiapkan menu bergizi pada klien dan keluarganya.


6.    Agar klien dan keluarga tau tentang pentingnya nutrisi

7.    Agar nutrisi yang dibutuhkan klien terpenuhi

3
Keletihan (00093) b/d perubahan energi darah defisiensi insulin.
defenisi: rasa letih luar biasa dan penurunan kapasitas kerja fisik dan jiwa pada tingkat yang biasanya secara terus-menerus.
ditandai dengan :
DS :
  • Klien mengatakan lemah seluruh badan
  • Klien mengatakan tidak bisa beraktifitas

DO :
  • Klien tamapak lemah
Setelah dilakukan tindakan keperawatn selamah 2x24 jam klien melaporkan :
  1. Tidak nampak lemah
  2. Dapat beraktivitas kembali

Mandiri

1.    Kaji dampak keletihan pada kualitas hidup

2.    Pantau bukti adanya keletihan fisik dan emosi yang berlebihan pada pasien
3.    Pantau asupan nutrisi untuk menjamin keadekuatan sumber energy

Health Edukation

4.    Ajarkan klien dan keluarga tentang tanda dan gejala keletihan yang memerlukan pengurangan aktivitas.


5.    Ajarkan pengaturan aktivitas dan teknik manajemen waktu.

Kolaborasi
6.    Kolaborasi dengan ahli gizi tentang asupan makanan

  1. Untuk mencegah penurunan kualitas hidup akibat keletihan
  2. Keletihan fisik dan emosi mungkin berhubungan dengan proses/kondisi penyakit.
  3. Dengan pemenuhan nutrisi yang adekuat, akan meningkatkan sumber energy dalam beraktivitas.


  1. Agar klien dan keluarga dapat mengenali secara dini tanda dan gejalah keletihan sehingga, dapat mencegah dengan pengurangan aktivitas.

  1. Pengaturan aktivitas dan manajemen waktu bertujuan untuk mencegah keletihan.

  1. Untuk meningkatan asupan makanan yang berenergi tinggi

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rencana Asuhan Keperawatan HIPOGLIKEMIA"

Post a Comment