ASKEP KASUS INC
YAYASAN PENDIDIKAN GRAHA EDUKASI
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN GRAHA EDUKASI
MAKASSAR
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS
JL. Perintis Kemerdekaan Km. 12 MAKASSAR
KEPERAWATAN MATERNITAS
PENGKAJIAN KEPERAWATAN INTRANATALCARE
|
Nama mahasiswa yang mengkaji : Ahmad
Suhir, S.Kep NIM: N1505003
|
A. Data Umum
Inisial klien : Ny ‘S’
Umur :
20 Tahun
Suku/ bangsa :
Makassar/Indonesia
Agama :
Islam
Pekerjaan : IRT
Pendidikan terakhir :
SMP
Alamat :
Jl. Sultan Alauddin
Nama suami :
Tn ‘A’
Umur :
23 Tahun
Suku bangsa :
Makassar/Indonesia
Agama :
Islam
Pekerjaan : Wiraswasta
Pendidikan terakhir :
SMP
Alamat :
Jl. Sultan Alauddin
|
NO
|
Tgl Lahir
|
Usia
kehamilan
|
Jenis persalinan
|
Tempat persalinan
|
Komplikasi
|
Penolong
|
Bayi
|
Nifas
|
|||
|
Umur
|
Ibu
|
Bayi
|
BB/PB
JK
|
Keadaan
|
Keadaan
|
Laktasi
|
|||||
|
1.
|
24 Feb 2013
|
40 minggu
|
Normal
|
PKM
|
--_
|
_
|
bidan
|
3,8 g
|
Normal
|
sehat
|
Asi sudah ada
|
B. ANAMNESA (Data Subjektif)
Pada tanggal : 08
November 2016
Pukul : 06:25
1.
Alasan utama masuk kamar bersalin : ibu
masuk dengan keluhan sakit perut tembus belakang disertai pelepasan lendir
adrah
2.
Perasaan (sejak terakkhir datang di
klinik) : Klien merasa cemas ketika menjalani persalinan
Tanda-tanda persalinan
Kontraksi : baik sejak tanggal 08-11-16 pukul
: 04:15
Frekuensi : 2-3x setiap 10 menit
Lamanya : 25-30 detik
Kekuatan : kuat
Lokasi ketidaknyamanan : dibui bagian
perut
|
Ö
|
|
Ö
|
Air
ketuban : Ada Tidak
Jumlah
: sedikit
|
Ö
|
Darah
:
Ada Tidak
Jumlah : sedikut Warna : merah
3.
Masalah-masalah khusus :
(Tanyakan hal-hal yang
berhubungan dengan factor resiko/predisposisi maupun resiko tinggi yang
dialami) : ibu mengatakan hamil pertama dan kedua ibu sangat memperhatikan
makanan dan selama kehamilannya.
4.
Riwayat kehamilan sekarang
HPHT : 10 – 02 - 16
HTP : 16 –
11 - 16
Haid
: Teratus Lamanya
: 5-6 hari
Siklus : 28-29 hari
Keluhan
lain : t.a.k
5.
Riwayat imunisasi : 6 kali
6.
Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas
yang lalu : persalinan normal
7.
Pergerakan janin dalam 24 jam terakhir :
sering
8.
Makan dan minum pukul : -
Jenis
makanan : nasi dan ikan
Jenis
minuman : air putih
9.
Buang air besar terakhir : kemarin
10. Buang
air kecil terakhir : sering
11. Kebiasaan
tidur Siang : sering
Malam jam : 21:00 –
05:00
12. Psikologis
: ibu masih merasa cemas dan takut
13. Keluhan
lain (bila ada) : t.a.k
C. PEMERIKSAAN FISIK
1.
Keadaan umum : baik
2.
Keadaan
Emosional :
baik
3.
Tanda vital
Ø Tekanan
darah : 130/80
Ø Denyut
nadi : 84x/m
Ø Pernapasan : 24x/m
Ø Suhu
tubuh : 36,5oC
4.
Tinggi
badan : 149 cm Berat
badan : 51 Kg
5. Muka : tidak ada oedem, simetris kiri dan
kanan
Kelopak mata : t.a.k
Konjungtiva : merah mudah
Sklera : tidak ada ikterus
Mulut dan gigi : Lidah dan geraham: kering dan
tidak sianosis
Gigi
: ada gigi yang sudah dicabut
Kelenjar thyroid : t.a.k
Kelenjar getah bening :
t.a.k
Dada :
simetris kiri dan kanan
Jantung :
BJ I/II murni normal
Paru :
tidak ada bunyi tambahan
Payudara :
Pembesaran : tidak ada
Putting
susu : menonjol
Simetris : kiri dan kanan
Benjolan : t.a.k
Pengeluaran
: t.a.k
Rasa nyeri : t.a.k
Lain-lain : t.a.k
Abdomen :
Inspeksi : tampak linea nigra, stria
alba, tonus otot perut, tampak kendor, tonus otot menengang
Bekas luka operasi : tidak ada
Pembesaran lien/liver : tidak ada
Palpasi :
-
LP : 92 cm
-
Leopold 1 : 2 jari bpx, 30 cm, teraba bokong pada
fundus
-
Leopold II : Punggung kanan
-
Leopold III : kepala
-
Leopold 1V : BDP
-
TBJ : 2760 gr
-
Kandung kemih : kosong
6. Pemeriksaan
kebidanan
-
Palpasi uterus : baik, teraba keras dan bundar
-
Tinggi fundus uteri : L1 : 30 cm
-
Kontraksi : kontraksi pertama dirasakan sejak
tanggal 08 November 2016
-
Posisi :
punggung kanan
-
Pergerakan : ya, gerakan janin di rasakan disebalah
kanan perut abdomen ibu
-
Tafsiran berat janin : 2760
gr
-
Aukultasi
o
DJJ :
135 x/menit
o
Frekuensi : 1 menit
-
Alat genetalia
Inspeksi : ada pelepasan lender dan darah pada
vulva, ada cairan amnion
o
varises : t.a.k
o
luka : t.a.k
o
fistula : t.a.k
o
kelenjar bartolini : pembekakan : tidak ada
o
konsitensi Anus : haemoroid : tidak ada
Palpasi :
o
Keadaan vulva dan vagina : normal
o
Porsio : tipis dan lunak
o
Pembukaan : 3 cm
o
Ketuban : utuh
o
Presentase : kepala
o
Penurunan : kepala station H II
o
Molase atau penyusupan: tidak
ada
o
Bagian terkemuka : tidak ada
o
Kesan panggul : dalam normal
o
Pelepasan lendir dan darah : ada
D. UJI DIAGNOSTIK
Pemeriksaan laboratorium :
Tidak dilakukan pemeriksaan lab karena tidak terjadi peningkatan
albumin
LAPORAN PERSALINAN
PENGKAJIAN AWAL
1. KALA
I
I.
PENGKAJIAN
a.
Tanggal : 08 November 2016 jam
: 7.30 Wita
b.
Tanda – tanda vital : TD :
130/80 mmHg/ Nadi : 80 X/ menit, pernafasan: 24 X/ Menit , T : 36,50C
c.
Pemeriksaan palpasi abdomen : 3
jari bawah Px, Puki , Kepala BDP
d.
Hasil pemeriksaan dalam : Θ 2
cm, portio tebal , presentasi Kepala, ketuban utuh, penurunan kepala H1.
e.
Persiapan perineum :
dibersihkan dari darah dan lendir
f.
Dilakukan klisma : tidak.
,karena ibu sudah BAB
g.
Pengeluaran pervaginam : darah
dan lendir
h.
Perdarahan pervaginam : ya ,
karena adanya kontraksi uterus
i.
Kontraksi uterus ( frekwensi,
lamanya, kekuatan ) : dalam 10 menit ada 3 X his lamanya 20-35 “.
j.
Denyut jantung Janin (
frekwensi, kualitas ):135 x/ menit, teratur.
k.
Status janin : hidup , jumlah :
tunggal, presentasi : kepala.
OBSERVASI
KEMAJUAN PERSALINAN
|
Tanggal/jam
|
Kontraksi Uterus
|
DJJ
|
|
8 November
2016
07.30
08.00
08.30
09.00
09.30
10.00
10.15
|
Dalam
10 ‘ ada 2 X his lamanya 35 “
Dalam
10 ‘ ada 2 X his lamanya 35 “
Dalam
10 ‘ ada 3 X his lamanya 35 “
Dalam
10 ‘ ada 3 X his lamanya 35 “
Dalam
10 ‘ ada 3 X his lamanya 35 “
Dalam
10 ‘ ada 4 X his lamanya 35 “
Melahirkan
|
135
X/ ‘
138
X/ ‘
138
X/ ‘
138X/
‘
138X/
‘
135X/
‘
|
II.
KLASIFIKASI
DATA
|
Data
|
Masalah
|
|
DS :
·
Klien mengatakan sangat nyeri
pada saat ada kontraksi pada rahimnya (his)
DO :
·
Klien nampak meringis kesakitan
jika terjadi kontraksi rahim (his) dengan skala nyeri (7-9) Nyeri berat
|
Nyeri
akut (00132)
|
III.
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1. Nyeri
akut (00132) berhubungan dengan tekanan mekanik dari bagian presentasi.
IV.
RENCANA
ASUHAN KEPERAWATAN KALA I
Nama Pasien : Ny.”S”
Ruangan/Puskesmas : Persalinan
(INC) / Kassi-kassi
|
No
|
Diagnosa
Keperawatan
|
Tujuan & Kriteria Hasil
(NOC)
|
Intervensi
(NIC)
|
Rasional
|
|
1
|
Nyeri akut (00132) berhubungan dengan tekanan mekanik dari
bagian presentasi.
DS :
·
Klien mengatakan sangat nyeri
pada saat ada kontraksi pada rahimnya (his)
DO :
·
Klien nampak meringis kesakitan
jika terjadi kontraksi rahim (his) dengan skala nyeri (7-9) Nyeri berat
|
Setelah dilakukan asuhan keperawatan Nyeri dapat berkurang atau teratasi,
dengan kriteria :
ü
Klien dapat mengontrol nyerinya
ü
Klien tidak serIng mengeluh nyeri
|
1.
Kaji tingkat nyeri
2.
Observasi TTV & DJJ
3.
Atur posisi yang nyaman
4.
Ajarkan tehnik relaksasi dengan cara napas dalam
5. Pantau
dilatasi serviks
6.
Kolaborasi pemberian analgetik
|
1. Mengetahui tingkat nyeri yang dialami
oleh klien sehingga memudahkan me-nyusun intervensi dalam mengatasinya.
2. Untuk mengetahui adanya perubahan pada
tanda-tanda vital sebagai indikator akibat yang ditimbulkan oleh rangsangan
nyeri.
3. Klien merasa nyaman
4. Untuk mengalihkan perhatian klien dan
mengurangi fokus perhatian terahadap rangsangan nyeri yang dirasakan.
5.
Untuk mengetahui apa yang
menyebabkan klien mengeluh nyeri
6. Analgetik bekerja menghambat pele-pasan
prostaglandin dan menekan inpuls nyeri pada saraf pusat.
|
V.
IMPLEMENTASI
& EVALUASI
Nama Pasien : Ny.”S”
Ruang : INC
|
Hari / tgl
|
No. DX
|
Jam
|
Implementasi
|
Evaluasi
|
|
Selasa
08/ 11 / 16
|
1.
|
07:30 sampai selesai
|
1. Mengkaji tingkat nyeri
Hasil : skala 7-9 (nyeri berat)
2. Mengobservasi TTV dan DJJ
Hasil :
TD :120/90 mmHg
N : 80 x/i
S : 36,5 0C
P : 24 x/i
DJJ : 135x/i
3. Mengajarkan tehnik relaksasi dengan cara napas dalam
Hasil :
klien melakukan tehnik relaksasi
4.
Memberikan posisi yang nyaman pada klien
Hasil : klien merasa nyaman.
5. Pantau
dilatasi serviksi
Hasil : menebal dank
eras
6.
Penatalaksanaan analgetik
Hasil : Asam mefenamat 1tab
|
selasa , 08/11/2016
jam 09:00
S :
Klien mengatakan sangat nyeri
ketida ada kontraksi pada janinnya
O :
- Ekspresi wajah nampak meringis.
- klien nampak Memegang daerah yang nyeri
- klien sering berterik ketika nyerinya muncul
A
: Masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
|
2. KALA
II
I.
PENGKAJIAN
Pemeriksaan
dalam kala II tgl 08/11/16 jam 10:15
·
Keadaan portio : Tipis
·
Ketuban : Utuh
·
Posisi : Uuk
·
Pembukaan : 10 cm
·
Bagian terendah : Kepala & H IV
·
Dx : G II, P I, A 0
a. Aktivitas/
istirahat
-
Klien nampak lemah
-
Klien tidak mampu melakukan dorongan
karena sudah lemas
-
Lingkaran hitam di bawah mata
b. Sirkulasi
Tekanan darah 130/90
c. Integritas
ego
Klien terlihat lebih
tegang
d. Eliminasi
Klien tampak lebih
sering BAK
e. Nyeri
/ ketidaknyamanan
-
Klien merintih / menangis selama kontraksi
-
Melaporkan rasa terbakar / meregang pada
perineum
-
Kaki dapat gemetar selama upaya
mendorong
-
ontraksi uterus kuat terjadi 1,5 – 2
menit
f. Pernafasan
Peningkatan frekwensi
pernafasan lebih cepat dari biasanya 30x/m
g. Seksualitas
-
Servik dilatasi penuh (10 cm)
-
Peningkatan perdarahan pervagina
-
Membrane rupture
-
Peningkatan pengeluaran cairan amnion
selama kontraksi
II.
KLASIFIKASI
DATA
|
Data
|
Masalah
|
|
DS :
·
Suami klien mengatakan napas
klien terlihat cepat dan sesak
DO :
·
Terlihat napas kelien cepat dan
suplai O2 menurun
·
TD :130/90
N : 85x/m
|
Penurubahan
Curah Jantung (00029)
|
III.
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1. Penurubahan
Curah Jantung (00029) berhubungan dengan Fluktasi aliran balik vena
IV.
RENCANA
ASUHAN KEPERAWATAN KALA II
Nama Pasien : Ny.”S”
Ruangan/Puskesmas : Persalinan
(INC) / Kassi-kassi
|
No
|
Diagnosa
Keperawatan
|
Tujuan & Kriteria
Hasil (NOC)
|
Intervensi
(NIC)
|
Rasional
|
|
1
|
Penurubahan Curah
Jantung (00029) berhubungan dengan Fluktasi aliran balik vena
DS :
·
Suami klien mengatakan napas
klien terlihat cepat dan sesak
DO :
·
Terlihat napas kelien cepat dan suplai
O2 menurun
·
TD :140/90
N : 95x/m
|
Setelah dilakukan asuhan keperawatan diharapkan kondisi
cardiovaskuler pasien membaik dengan criteria hasil:
ü TD
dan nadi kembali normal
ü
Suplay O2 tersedia
|
1. Pantau
tekanan darah dan nadi tiap 5 – 15 menit
2. Anjurkan
pasien untuk inhalasi dan ekhalasi selama upaya mengedan
3. Anjurkan
klien / pasangan memilih posisi persalinan yang mengoptimalkan sirkulasi
|
1.
Untuk mengetahui kegiatan kerja
jantung dan nadi klien
2.
Memudahkan klien dalam melakukan
persalinan agar klien tidak kekurangan suplai O2
3.
Agar klien merasa nyaman saat
proses persalinan dan mengurangi rasa sakit saat melahirkan.
|
V.
IMPLEMENTASI
& EVALUASI
Nama Pasien : Ny.”S”
Ruang : INC
|
Hari / tgl
|
No. DX
|
Jam
|
Implementasi
|
Evaluasi
|
|
Selasa
08/ 11 / 16
|
1.
|
10:50 sampai selesai
|
1. Memantantau
tekanan darah dan nadi tiap 5 – 15 menit
Hasil : TD 140/90, N
: 95x/m
2. Menganjurkan
pasien untuk inhalasi dan ekhalasi selama upaya mengedan
Hasil : klien belum
bisa melakukan
3. Menganjurkan
klien / pasangan memilih posisi persalinan yang mengoptimalkan sirkulasi
Hasil : klien belum
bisa memilih posisi yang nyaman untuk melakukan proses persalinan
|
Selasa , 08/11/2016
jam 11:15
S : Napas klien masi terlihat cepat
O :
- Napas klien masih cepat karena kekurangan
suplai O2
A
: Masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
|
3. KALA
III
I.
PENGKAJIAN
Pemeriksaan
dalam kala III tgl 08/11/16 jam 10:30
·
Dx : G II, P I, A 0
Pemeriksaan
Kala III & IV
ü Plasenta
: lengkap
ü Kontraksi
rahim : baik
ü Pendarahan :200 cc, Hct Cot Gout
a. Aktivitas
/ istirahat
Klien tampak kelitihan
dan lemas
b. Sirkulasi
Tekanan darah meningkat
saat curah jantung meningkat dan kembali normal dengan cepat
- Hipotensi
akibat analgetik dan anastesi
- Nadi
melambat
c. Makan dan cairan
Kehilangan darah normal
200 – 250 cc, dan kekurang cairan akibat mengeluaran tenaga dalam proses
mengedakan
c. Nyeri
/ ketidaknyamanan
Dapat mengeluh tremor
kaki dan menggigil
d. Seksualitas
- Darah
berwarna hitam dari vagina terjadi saat plasenta lepas
- Tali
pusat memanjang pada muara vagina
II. KLASIFIKASI DATA
|
Data
|
Masalah
|
|
DS :
·
Suami klien mengatakan klien
terlihat lemas dan tidak makan dan minum
DO :
·
Terlihat klien saat lemas dan
belum makan serta minum
Terlihat terjadi
pendarahan yang cukup banyak
|
Risiko
tinggi terhadap kekurangan volume cairan (00028)
|
III.
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1. Risiko
tinggi terhadap kekurangan volume cairan (00028) b/d kurang masukan oral,
muntah.
IV.
RENCANA
ASUHAN KEPERAWATAN KALA III
Nama Pasien : Ny.”S”
Ruangan/Puskesmas : Persalinan
(INC) / Kassi-kassi
|
No
|
Diagnosa
Keperawatan
|
Tujuan & Kriteria
Hasil (NOC)
|
Intervensi
(NIC)
|
Rasional
|
|
1
|
Risiko tinggi
terhadap kekurangan volume cairan (00028) b/d kurang masukan oral, muntah.
DS :
·
Suami klien mengatakan klien
terlihat lemas dan tidak makan dan minum
DO :
·
Terlihat klien saat lemas dan
belum makan serta minum
·
Terlihat terjadi pendarahan yang cukup banyak
|
Setelah dilakukan asuhan keperawatan diharapkan cairan seimbang
dengan kriteria hasil:
ü
Darah yang keluar ± 300 cc
ü
Klien tidak terlihat lemas dan
mau makan dan minum
|
1.
Instruksikan klien untuk
mendorong pada kontraksi
2.
Kaji tanda vital setelah
pemberian oksitosin
3.
Palpasi uterus
4.
Kaji tanda dan gejala shock
5.
Massase uterus dengan perlahan
setelah pengeluaran plasenta
6.
Kolaborasi pemberian cairan
parentral
|
1. Untuk
membantu klien dalam proses persalinan
2. Untuk
mengetahui sejauh mana kondisi klien yang mempermudah intervensi selanjutnya
3. Agar
memberikan rasa nyaman bagi klien
4. Agar
tidak terjadi sesuatu bagi klien dan mudah untuk mengobservasi
5. Agar
mengurangi rasa nyeri yang dirasakan klien
6. Untuk
membantu dari dalam proses penyembuhan klien
|
V.
IMPLEMENTASI
& EVALUASI
Nama Pasien : Ny.”S”
Ruang : INC
|
Hari / tgl
|
No. DX
|
Jam
|
Implementasi
|
Evaluasi
|
|
Rabu
08/ 11 / 16
|
1.
|
10:40 sampai selesai
|
1. Menginstruksikan
klien untuk mendorong pada kontraksi
Hasil : klien mau
melakukan
2. Kaji
tanda vital setelah pemberian oksitosin
Hasil : TD 120/80, N
: 86x/m, P : 29x/m, S : 36,5oC
3. Palpasi
uterus
Hasil : telah
dilakukan tindakan
4. Kaji
tanda dan gejala shock
Hasil : klien tidak
mengalami shcok
5. Massase
uterus dengan perlahan setelah pengeluaran plasenta
Hasil : telah
dilakukan tindakan sesuai prosedur
6. Kolaborasi
pemberian cairan parentral
Hasil : telah
diberikan sesuai anjuran bidan
|
Rabu , 08/11/2016
jam 11:45
S : Klien masih sedikit lemas
O :
- Klien nampak lemas dan tidak mau minum air
A
: Masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
|
4. KALA
IV
I.
PENGKAJIAN
·
Dx : G II, P I, A
Pemeriksaan
Kala III & IV
ü Plasenta : lengkap
ü Kontraksi
rahim : baik
ü Pendarahan :200 cc, Hct Cot Gout
Persalinan
tgl 08/11/16 jam : 10:15
ü Cara
persalinan : spontan
ü Keadaan
bayi : sehat
ü BBB : 2700 gr
ü Jenis
kelamin : Perempuan
ü Panjang
badan : 46 cm
a. Aktivitas
/ istirahat
Klien tampak kelitihan
dan lemas
b. Sirkulasi
Nadi biasanya lambat
sampai (71x/m) TD rendah (100/70) pada respon terhadap analgesia/anastesia
c. Integritas
Ego
Kecewa, rasa takut
mengenai kondisi bayinya
d. Eliminasi
Haemoroid, kandung
kemih teraba di atas simfisis pubis
e. Makanan/cairan
Klien mengeluh haus,
lapar atau mual
f. Neurosensori
Sensasi dan gerakan
ekstremitas bawah menurun pada adanya anastesi spinal
g. Nyeri/ketidaknyamanan
Klein masih menguluh
nyeri dengan skla 4-6 (nyeri sedang) oleh karena trauma jaringan atau perbaikan
episiotomy, kandung kemih penuh, perasaan dingin atau otot tremor
h. Keamanan
Peningkatan suhu tubuh
(37,5oC)
i.
Seksualitas
Fundus keras
terkontraksi pada garis tengah terletak setinggi umbilicus, perineum bebas dan terjadi
kemerahan, edema, ekimosis, striae pada bagian genetalia, abdomen, paha dan
payudara.
II.
LASIFIKASI
DATA
|
Data
|
Masalah
|
|
DS:
·
Klien mengatakan nyeri pada
bagian vaginanya dan masih terasa nyeri pada bagian bawah perut.
DO :
·
Raut wajah tampak meringis.
·
Tampak robekan pada perineum
·
Uterus terasa bundar dan keras
|
Gangguan
rasa nyaman ( nyeri ) (00214)
|
III.
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1. Gangguan
rasa nyaman ( nyeri ) (00214) b/d ruptur perineum ditandai dengan
IV.
RENCANA
ASUHAN KEPERAWATAN KALA IV
Nama Pasien : Ny.”S”
Ruangan/Puskesmas : Persalinan
(INC) / Kassi-kassi
|
No
|
Diagnosa
Keperawatan
|
Tujuan & Kriteria
Hasil (NOC)
|
Intervensi
(NIC)
|
Rasional
|
|
1
|
Gangguan rasa nyaman
( nyeri ) (00214) b/d ruptur perineum ditandai dengan :
DS:
·
Klien mengatakan nyeri pada
bagian vaginanya dan masih terasa nyeri pada bagian bawah perut.
DO :
·
Raut wajah tampak meringis.
·
Tampak robekan pada perineum
·
Uterus terasa bundar dan keras
|
Setelah dilakukan asuhan keperawatan diharapkan gangguan rasa
nyaman nyeri dapat berkurangteratasi dengan kriteria hasil:
ü Keluhan
secara verbal berkurang.
ü Raut
wajah tampak tenang dan ruptur kembali baik.
|
1.
Identifikasi derajat
ketidaknyamanan dan sumbernya.
2.
Jelaskan penyebab nyeri.
3.
Ajarkan klien menggunakan
teknik nafas dalam.
4.
Bersihkan daerah perineum dan
sekitarnya.
5.
Lakukan penjahitan dan
lakukan kompres dengan bethadine.
6.
Observasi perdarahan.
|
1.
Mengklarifikasi kebutuhan
untuk menentukan intervensi yang tepat.
2.
Meningkatykan pemahaman klien
tentang nyeri yang fisiologis.
3.
Dapat memblok impuls nyeri
dalam korteks cerbri melalui respon
kondisi dan stimulasi kutan serta
meningkatkan suplay O2 ke jaringan.
4.
Memberi rasa nyaman dan
segar.
5.
Memperbaiki kerusakan
jaringan pada jalan lahir dan mencegah komplikasi.
6.
Agar dapat di antisipasi
dengan cepat perdarahan yang akan terjadi
|
V.
IMPLEMENTASI
& EVALUASI
Nama Pasien : Ny.”S”
Ruang : INC
|
Hari / tgl
|
No. DX
|
Jam
|
Implementasi
|
Evaluasi
|
|
Rabu
08/ 11 / 16
|
1.
|
10:45 sampai selesai
|
1.
Mengidentifikasi derajat
ketidak-nyamanan dan sumbernya.
Hasil : sudah mampu mengatasi nyeri
2.
Menjelaskan penyebab nyeri.
Hasil : klien sudah mengetahui penyebab nyeri
3.
Mengajarkanjarkan klien
meng-gunakan teknik nafas dalam.
Hasil : klien mau mencoba tehnik pernafasan yang benar
4.
Membersihkan daerah perineum
dan sekitarnya. Hasil : Perineum bersih , dibersihkan dengan menggunakan
bethadin
5.
Melakukan penjahitan dan
lakukan kompres dengan bethadine
Hasil : Dilakukan jahitan model jelujur luar dalam
6.
Mengobbservasi perdarahan.
Hasil : perdarahan ± 100 cc
|
Rabu , 08/11/2016
jam 11:50
S : Nyeri masih terasa
O : Klien tidak tampak terlalu
meringis
Ekspresi wajah lebih tenang.
A : Kemampuan klien
beradaptasi terhadap nyeri meningkat
P : Lanjutkan intervernsi sesuai
kebutuhan tahap proses persalinan
|
0 Response to "ASKEP KASUS INC"
Post a Comment