ASKEP KASUS PNC
YAYASAN PENDIDIKAN GRAHA EDUKASI
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN GRAHA EDUKASI
MAKASSAR
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS
JL. Perintis Kemerdekaan Km. 12 MAKASSAR
KEPERAWATAN MATERNITAS
PENGKAJIAN KEPERAWATAN PRENATALCARE
I. PENGUMPULAN DATA
A. Identitas/Biodata
Nama : Ny ‘S’
Umur
: 36 Tahun
Suku/Bangsa : Makassar/Indonesia
Agama : Islam
Pendidikan : S II
Pekerjaan : Apoteker
Alamat
rumah : Jl. Tidung 5
Telp : -
Nama
suami : Tn ‘R’
Umur
: 28 Tahun
Suku/Bangsa : Makassar/Indonesia
Agama : Islam
Pendidikan : S II
Pekerjaan : Pegawai Swasta
Alamat
rumah : Jl. Tidung 5
Telp : -
A.
ANAMNESE
(Data Subjektif)
1. Alasan
masuk : Klien masuk dengan keluhan nyeri perut tembus belakang disertai
pelepasan lender dan darah
2. Riwayat
persalinan : Klien mengatakan sudah pernah melahirkan sekali dan sekarang klien
melahirkan yang kedua kalinya, anak pertama klien berjenis kelamin laki-laki
dari pernikahan pertama (GII, PI, A0).
3. Tempat
melahirkan : Puskesmas Kassi-kassi, Ditolong
oleh : Bidan
Ibu
|
|
Komplikasi/kelainan
dalam persalinan : -
Partus
lama : Jam/ menit
|
|
|
Lengkap
Ukuran
: - Berat
: -
Kg
Kelainan
: -
Tali
pusat panjang : - cm
Kelainan : -
|
Robekan
tingkat : Sedang
|
Jahitan
dengan : 6 jahitan
Perdarahan
: Kala I : - ml Kala III : ± 100 cc
Kala II : -
ml Kala IV : ± 100 cc
Selama
operasi : -
Tindakan
lain :
Catatan
waktu :
Kala
I : 01:54 jam/menit
Kala
II: 03.50 jam/menit
Dipimpin
meneran : 03.57 jam/ menit
Kala
III :
04.00jam/menit
Ketuban
pecah : 03.56 jam/menit
(Spontan/amniatomi)
spontan waktu PD
Bayi
Lahir :
Normal Pukul
: 04:00 WITA
BB : 3000 gr PB : 48 cm
Nilai
apgar : 8/10
Cacat bawaan
: -
Komplikasi : Kala I : Tidak ada
Kala
II : Tidak ada
Air ketuban banyaknya :
-
Keadaan : normal
Riwayat post partum
i.
Keadaan umum : lemah
ii.
Keadaan emosional : stabil
iii.
TTV : TD :110/80 mmHg N : 80x/menit,
P : 22 x/menit S : 36,5 ˚C
iv.
Payudara : Pengeluaran : ASI
Bentuk : normal
Putting
susu : normal
v.
Uterus
fundus uterus : 3 jari dibawah pusat
Kontraksi uterus :
baik
Posisi uterus :
normal
vi.
Pengeluaran lochea warna : -
Jumlah : ± 50 cc
Bau : agak berbau
Konsistensi :
vii.
Perineum : Ruptur Tanda
REEDA
R : Kemerahan : ya
E : Edema : tidak
E : Ekimosis : tidak
D : Dischargeserum/pus/darah/tidak ada
A : Approximate
: baik
viii.
Kandung kemih : - ml
ix.
Ekstremitas : Oedema : tidak
Refleks : normal
Kemerahan :
tidak
II.
KLASIFIKASI DATA
|
No.
|
Data
|
Masalah
|
|
1.
2.
3.
|
DS
:
Ø
Klien mengatakan sangat nyeri
pada bagian bekas jahitannya
Ø
Klien mengatakan nyeri apabila
terlalu banyak bergerak
DO :
Ø
Klien tampak sering memegang
bagian yang nyeri dengan skala nyeri (4-6) Nyeri sedang
DS
:
Ø
Klien mengatakan sering terbangun karena bayinya sering
menangis, dan sangat susah untuk tidur.
DO :
Ø
Klien tampak sering menguap dan
terlihat mengantuk
DS :
Ø
Klien mengatakan gatal, dan merah
pada bekas jahitannya
DO :
Ø
Tampak merah dan klien selalu
mengeluh gatal pada bekas jahitannya
Ø
Faktor resiko :
Lokhea ± 50 cc
Terdapat luka jahitan
|
Nyeri Akut (00132)
Gangguan Pola Tidur (00198)
Resiko
Infeksi (00004)
|
III.
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1. Nyeri
Akut (00132) berhubungan dengan rupture perineum
2. Gangguan
Pola Tidur (00198) berhubungan dengan perawatan bayi
3. Resiko
Infeksi (00004) berhubungan dengan rupture perineum (bekas jahitan)
IV.
RENCANA
ASUHAN KEPERAWATAN
Nama Pasien :
Ny.”S”
Ruangan/Puskesmas : Perawatan
Post Partum/ Kassi-kassi
|
No
|
Diagnosa
Keperawatan
|
Tujuan
& Kriteria hasil (NOC)
|
Intervensi
(NIC)
|
Rasional
|
|
1
|
Nyeri
Akut b/d ruptur perineum
DS :
·
Klien mengatakan sangat nyeri
pada bagian bekas jahitannya
·
Klien mengatakan nyeri apabila
terlalu banyak bergerak
DO
:
·
Klien tampak sering memegang
bagian yang nyeri dengan skala nyeri (4-6) Nyeri sedang
|
Nyeri dapat
berkurang atau teratasi, dengan kriteria :
ü
Klien tidak merasa nyeri lagi pada bagian bekas jahitannya
ü
Klien dapat mentolerir rasa nyeri.
ü
Wajah klien kembali ceria dan tidak tampak meringis.
|
1.
Kaji tingkat nyeri
2.
Observasi TTV
3.
Atur posisi yang nyaman
4.
Ajarkan tehnik relaksasi dengan cara napas dalam
5.
Kolaborasi pemberian analgetik
|
1.
Mengetahui tingkat nyeri yang dialami oleh klien sehingga memudahkan
me-nyusun intervensi dalam mengatasinya.
2.
Untuk mengetahui adanya perubahan pada tanda-tanda vital sebagai
indikator akibat yang ditimbulkan oleh rangsa-ngan nyeri.
3.
Klien merasa nyaman
4.
Untuk mengalihkan perhatian klien dan mengurangi fokus perhatian
terahadap rangsangan nyeri yang dirasakan.
5.
Analgetik bekerja menghambat pele-pasan prostaglandin dan menekan inpuls
nyeri pada saraf pusat.
|
|
2
|
Gangguan pola istirahat /Tidur (00198)
b/d
perawatan bayi
DS :
·
Klien mengatakan sering terbangun karena bayinya sering
menangis, dan sangat susah untuk tidur.
DO :
·
Klien tampak sering menguap dan
terlihat mengantuk
|
Istirahat
tidur terpenuhi
ü
Klien tidak lelah
ü
Klien mengatakan bisa tidur dengan nyenyak
ü
Klien tidak sering menguap
|
1.
Kaji waktu istirahat/tidur
2.
Bantu klien untuk mengatur jadwal tidur
siang tanpa gangguan saat bayi tidur
3.
Ciptakan suasana lingkungan yang nyaman
|
1.
Membantu memperbaiki pola tidur klien
2.
Meningkatkan tingkat kelelahan klien
3.
Suasana yang nyaman dapat membantu menghilangkan rasa sakit
|
|
3.
|
Resiko
infeksi (00004) b/d rupture perineum
DS
:
·
Klien mengatakan gatal, dan merah
pada bekas jahitannya
DO
:
·
Tampak merah dan klien selalu
mengeluh gatal pada bekas jahitannya
·
Faktor resiko :
Lokhea
± 50 cc
Terdapat
luka jahitan
|
Tidak
terjadi infeksi pada luka jahitan pada daerah perineum
ü
Tidak ada tanda-tanda infeksi
ü
Luka perineum kering
ü
Tidak terjadi factor resiko
lainnya
|
1.
Kaji tanda-tanda adanya infeksi
2.
Ukur tanda-tanda vital.
3.
Anjurkan melakukan pera-watan vulva hygiene.
4.
Anjurkan melakukan pera-watan vulva hygiene dengan memperhatikan
teknik asep-tik dan
antiseptik.
5.
Anjurkan ganti doek pemba-lut bila basah.
6.
Penatalaksanaan pemberian antibiotik
|
1.
Untuk mengetahui lebih dini adanya tanda-tanda infeksi agar bisa
dilakukan tindakan pencegahan.
2.
Untuk mengetahui adanya perubahan dari tanda-tanda vital yang berarti
ada-nya perubahan status kesehatan.
3.
Untuk menjaga kebersihan perineum dan vulva agar tidak terjadi infeksi.
4.
Untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial.
5.
Agar doek selalu terjaga dalam keadaan kering.
6.
Obat antibiotik berfungsi untuk mem-bunuh kuman-kuman penyebab infeksi
untuk mencegah terjadinya infeksi.
|
V.
IMPLEMENTASI
& EVALUASI
Nama Pasien
: Ny.”S”
Ruang : PNC
|
Hari / tgl
|
No.
DX
|
Jam
|
Implementasi
|
Evaluasi
|
|
Rabu,
16/ 11 / 16
|
1.
|
07:00
sampai selesai
|
1. Mengkaji
tingkat nyeri
Hasil : skala 4-6 (nyeri sedang)
2. Mengobservasi TTV
Hasil :
TD :110/80 mmHg
N : 80 x/i
S : 36,5 0C
P : 22 x/i
3. Mengajarkan tehnik relaksasi dengan cara napas dalam
Hasil :
klien melakukan tehnik relaksasi
4.
Memberikan posisi yang nyaman pada klien
Hasil : klien merasa nyaman
5.
Penatalaksanaan analgetik
Hasil : Asam mefenamat 1tab
|
Rabu, 16/11/2016
jam 07:45
S : Klien
mengatakan nyeri pada daerah perineum
Pada saat
bergerak
O :
-
Ekspresi wajah nampak meringis.
-
klien nampak Memegang daerah yang nyeri
-
Tampak luka jahitan
A : Masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
1-4
|
|
|
2.
|
07:15
sampai
selesai
|
1.
Mengkaji waktu istirahat/ tidur
Hasil :
Klien mengatakan kurang tidur karena bayinya sering menangis
2.
Membantu klien untuk mengatur jadwal tidur siang tanpa gangguan saat bayi
tidur.
Hasil : klien memberikan ASI pada bayinya sebelum tidur
3.
Menganjurkan untuk menciptakan suasana lingkungan yang nyaman bila dalam
ruangan yang tenang
Hasil : klien mengerti
|
Selasa, 16/11/2016
Jam 08:00
S : Klien mengatakan susah mengetahui cara untuk mengatur
jadwal tidur yang baik
O : klien kurang nyaman
A : Masalah belum teratasi
P :
lanjutkan intervensi 1-2
|
|
|
3
|
07:30
|
1. Mengobservasi tanda-tanda infeksi
Hasil :
R(renitis) :
terdapat kemerahan pada perenium
E(edema) : ada edema
E(ekimosis) : tidak ada perubahan warna
D(dischargueser) : tidak terdapat nanah
A (aproksimate): luka jahitan
2. Menganjurkan klien untuk merawat luka dengan mengganti
pembalut
Hasil : klien telah melakukan
perawatan luka jahitan pada perineum
3. Memberikan HE
Hasil : klien mengerti tentang
kebersihan post partum
4.
Penatalaksanaan pemberian antibiotic
Cefadroxil 1tab
|
Senin, 16/11/2016
Jam 08:00
S :
-
R(renitis):terdapa kemerahan pada
perenium
-
E(edema) : tidak ada edema
-
E(ekimosis) : tidak ada perubahan warna
-
D(dischargueser) : tidak terdapat
nanah
-
A (aproksimate): luka jahitan
O : tampak
adanya luka jahitan pada daerah perineum
A : masalah
infeksi belum teratasi
P :
lanjutkan intervensi
1-3
|
0 Response to "ASKEP KASUS PNC"
Post a Comment