PELAKSANAAN KEPERWATAN POST OP HEMOROID
PELAKSANAAN
KEPERWATAN
HARI
1 (SATU)
Nama / Umur : Tn. A / 21 thn
Ruangan / kamar : Kakatua / Pama 10
|
NO
|
DIAGNOSA
|
WAKTU
|
PELAKSANAAN
KEPERAWATAN
|
NAMA JELAS
|
|
1
2
3
|
1
2
3
|
Selasa/11.02.14
14:30
14:30
14:30
16:30
16:30
16:30
14.30
14:30
16:30
16:30
16:30
14:30
14:30
16:30
16:30
16:30
16:30
|
1.
Mengkaji TTV klien
H/ : TD : 120/80 mmHg
N : 70
x/menit
S : 37,ºC
P : 22
x/menit
2.
Mengkaji
lokasi dan tingkat nyeri
H/ : P:
adanya inflamasi
Q:
tajam menusuk
R:
diperut bagian bawah
S:
7-8
T:
terus-menerus semakin parah
3.
Mengkaji
pengetahuan pasien tentang nyeri dan kepercayaan tentang nyeri
H/ : klien mengatakan
terasa nyeri pada daerah operasinya
4.
Menciptakan
lingkungan yang tenang dan membatasi pengunjung
H/ : Klien
terlihat banyak keluarga klien yang dating berkunjung
5.
Mengajarkan
pasien teknik distraksi
H/ : Klien
mau melaksanakan dan melakukannya
6.
Mengkaji
riwayat adanya alergi obat
H/
:klien tidak memiliki riwayat alergi
7.
Penatalaksanaan pemberian obat analgetik sesuai orderan
H/ : Inj Broadked + Inj Retival/iv
1.
Memantau suhu
dengan teliti dan tanda-tanda infeksi lainnya
H/ : suhu klien 37oC
2.
Mengakaji
keadaan luka dan lakukan perawatan luka
H/: Masih
terlihat luka bekas operasi klien, belum dilakukan perawatan luka klien
3.
Menempatkan pasien dalam ruangan khusus
H/ : Pasien
masih dirawat diruangan kelas 2
4.
Menggunakan teknik aseptik yang cermat untuk
semua prosedur invasive
H/: Sudah
dilakukan teknik aseptic untuk mencegah terjadinya infeksi pada daerah bekas
operasi klien
5.
Menganjurkan
pemberian obat antipiretik sesuai
kebutuhan
H/: Klien minum
obat yang diberikan
1.
Mengkaji tingkat kemampuan klien untuk
berpindah dari tempat, berdiri dan ambulasi.
H/: klien belum
bias melakukan tindakan tersebut
2.
Membantu
klien untuk melakukan aktifvitas yang ringan
H/: Klien belum mau
melakukan aktifitas apapun
3.
Mengobservasi
tingkat kesadaran klien
H/: Kesadaran klien
belum terlalu stabil
4.
Mengajarkan
kepada klien dan keluarga tanda dan gejala intoleran aktivitas, termasuk
kondisi yang harus dilaporkan kepada dokter
H/ : Klien
dan keluarga belum mau menerima saran
5.
Memberikan
nutrisi yang baik
H/ : Nutrisi klien
belum adekuat
6.
Menganjurkan pemberian obat antibiotik
sesuai dengan orderan
H/ : Klien minum obat dengan teratur
|
|
PELAKSANAAN
KEPERWATAN
HARI
2 (DUA)
Nama / Umur : Tn. A / 21 thn
Ruangan / kamar : Kakatua / Pama 10
|
NO
|
DIAGNOSA
|
WAKTU
|
PELAKSANAAN
KEPERAWATAN
|
NAMA
JELAS
|
|
1
2
3
|
1
2
3
|
Rabu/12.02.14
14:30
14:30
14:30
16:30
16:30
16.30
16.30
14:30
14:30
16:30
16:30
16:30
14.45
14.45
16.30
16.30
16.30
16.30
|
1.
Mengkaji TTV klien
H/ : TD
: 120/80 mmHg
N
: 70
x/menit
S
: 36,9ºC
P
: 22
x/menit
2.
Mengkaji
lokasi dan tingkat nyeri
H/ : P: inflamasi berkurang
Q: Tidak terlalu menusuk lagi
R: area bekas operasi
S: 5-6
T: hilang timbul
3. Mengkaji pengetahuan
pasien tentang nyeri dan kepercayaan tentang nyeri
H/ :
klien mengatakan terasa
nyeri pada daerah operasinya
4.
Menciptakan
lingkungan yang tenang dan membatasi pengunjung
H/ : Terlihat pengunjung klien sudah
berkurang tiap hari
5.
Mengajarkan
pasien teknik distraksi
H/ : Klien mau melaksanakan dan
melakukannya
6.
Mengkaji
riwayat adanya alergi obat
H/ :klien tidak memiliki riwayat
alergi
7.
Penatalaksanaan pemberian obat analgetik sesuai orderan
H/ : Inj Broadked + Inj Retival/iv
1.
Memantau
suhu dengan teliti dan tanda-tanda infeksi lainnya
H/
: suhu klien 36,90C
2.
Mengakaji
keadaan luka dan lakukan perawatan luka
H/: Sudah
dilakukan perawatan luka bekas operasi klien dan lukanya cukup membaik
3.
Menempatkan pasien dalam ruangan khusus
H/ : Pasien masih dirawat diruangan kelas 2, tapi klien nampak
sendiri didalam kamar
4.
Menggunakan teknik aseptik yang cermat untuk
semua prosedur invasive
H/: Sudah
dilakukan teknik aseptic untuk mencegah terjadinya infeksi pada daerah bekas
operasi klien
5.
Menganjurkan
pemberian obat antipiretik sesuai
kebutuhan
H/: Klien minum
obat yang diberikan
1.
Mengkaji tingkat kemampuan klien untuk
berpindah dari tempat, berdiri dan ambulasi.
H/: klien sudah
mampu bergerak sedikit-demisedikit
2.
Membantu
klien untuk melakukan aktifvitas yang ringan
H/: Klien suduh mau
melalukan aktivitas
3.
Mengobservasi
tingkat kesadaran klien
H/: Kesadaran
klien sudah agak membaik
4.
Mengajarkan
kepada klien dan keluarga tanda dan gejala intoleran aktivitas, termasuk
kondisi yang harus dilaporkan kepada dokter
H/ : Klien
dan keluarga mau mengetahui tanda dan gejala intoleran aktivitas, meskipun
kadang bertanya-tanya
5.
Memberikan
nutrisi yang baik
H/ : Nutrisi sudah
agak bagus
6.
Menganjurkan pemberian obat antibiotik
sesuai dengan orderan
H/ : Klien minum obat dengan teratur
|
|
PELAKSANAAN
KEPERWATAN
HARI
3 (TIGA)
Nama / Umur : Tn A / 21 Thn
Ruangan / kamar : Kakatua / Pama 10
|
NO
|
DIAGNOSA
|
WAKTU
|
PELAKSANAAN
KEPERAWATAN
|
NAMA
JELAS
|
|
1
2
3
|
1
2
3
|
Kamis/13.02.14
09:30
09:30
09:30
12:00
12:00
12:00
12:00
09:30
09:30
09:30
12:00
12:00
16:00
16:15
17:00
|
1.
Mengkaji TTV klien
H/ : TD
: 120/80 mmHg
N
: 70
x/menit
S
: 36,5ºC
P
: 22
x/menit
2.
Mengkaji
lokasi dan tingkat nyeri
H/ : P: sudah tidak terjadi infalamasi
Q: sudah tidak terasa
R: area bekas operasi
S: 3-4
T: hilang timbul
3. Mengkaji pengetahuan
pasien tentang nyeri dan kepercayaan tentang nyeri
H/ :
klien mengatakan terasa
nyeri pada daerah operasinya
4.
Menciptakan
lingkungan yang tenang dan membatasi pengunjung
H/ : Terlihat pengunjung klien sudah
berkurang dan tinggal 2 orang yang menjaga klien
5.
Mengajarkan pasien
teknik distraksi
H/ : Klien mau melaksanakan dan
melakukannya
6.
Mengkaji
riwayat adanya alergi obat
H/ :klien tidak memiliki riwayat
alergi
7.
Penatalaksanaan pemberian obat analgetik sesuai orderan
H/ : Inj Broadked + Inj Retival/iv
1.
Memantau
suhu dengan teliti dan tanda-tanda infeksi lainnya
H/
: suhu klien 36,50C
2.
Mengakaji
keadaan luka dan lakukan perawatan luka
H/: Sudah
dilakukan perawatan luka bekas operasi klien dan lukanya cukup membaik
3.
Menempatkan pasien dalam ruangan khusus
H/ : Pasien masih dirawat diruangan kelas 2, tapi klien nampak
sendiri didalam kamar
4.
Menggunakan teknik aseptik yang cermat untuk
semua prosedur invasive
H/: Sudah
dilakukan teknik aseptic untuk mencegah terjadinya infeksi pada daerah bekas
operasi klien
5.
Menganjurkan
pemberian obat antipiretik sesuai
kebutuhan
H/: Klien minum
obat yang diberikan
1.
Mengkaji tingkat kemampuan klien untuk
berpindah dari tempat, berdiri dan ambulasi.
H/: klien sudah
mampu turun dari tempat tidur, sudah mampu berjalan didalam kamar
2.
Membantu
klien untuk melakukan aktifvitas yang ringan
H/: Klien suduh mau
melalukan aktivitas seperti berjalan
3.
Mengobservasi
tingkat kesadaran klien
H/: Kesadaran
klien sudah membaik
4.
Mengajarkan
kepada klien dan keluarga tanda dan gejala intoleran aktivitas, termasuk
kondisi yang harus dilaporkan kepada dokter
H/ : Klien
dan keluarga mau mengetahui tanda dan gejala intoleran aktivitas, meskipun
kadang bertanya-tanya
5.
Memberikan
nutrisi yang baik
H/ : Nutrisi sudah
adekuat
6.
Menganjurkan pemberian obat antibiotik sesuai
dengan orderan
H/ : Klien minum obat dengan teratur
|
|
0 Response to "PELAKSANAAN KEPERWATAN POST OP HEMOROID"
Post a Comment